HDTV.CO.ID, SAMARINDA – PT Sendawar Adhi Karya (SAK) berpotensi kehilangan penerimaan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 200 miliar. Itu lantaran izin Tempat Penampungan Terdaftar Kayu Bulat (TPT-KB) ANTARA dari Dinas Kehutanan Kaltim dan rekomendasi Pemanfaatan Garis Pantai dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda belum terbit.

PT SAK sendiri adalah perusahaan pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) dari Hutan Tanaman Industri (HTI), yang berada di wilayah Kutai Barat.

👉 Klik disini untuk berita selengkapnya